Minggu, 23 Juni 2013

Membuat Barang-barang Dari Bahan Daur Ulang

Daur Ulang Botol Minuman Bekas Menjadi Sesuwatu yang Unik 
daur ulang botol minuman bekas 
Botol minuman bekas, kelihatannya sepele, akan tetapi bagaimanapun yang namanya sampah pasti dapat menimbulkan masalah yang dapat mengganggu lingkungan, baik secara kesehatan maupun dilihat dari segi keindahan dan kebersihan lingkungan. Namun demikian, sampah botol plastik atau kaleng bekas minuman ini ternyata dapat dimanfaatkan sebagai barang yang unik, bernilai seni, dan memiliki nilai ekonomi. Mereka memberi nama usahanya “KREBO” (Kreasi Botol).

 “KREBO” merupakan berbagai produk inovatif yang terbuat dari botol bekas minuman. Barang yang semula dianggap sampah dapat diubah menjadi material yang mempunyai nilai jual dan tidak membahayakan lagi bagi lingkungan hidup. Contoh dari pemanfaatan bekas botol minuman ini adalah pembuatan lampion cantik, lampu tidur, tempat pensil unik, dan boneka lucu. Peluang pasar dari “KREBO” ini sangat besar karena botol-botol bekas sebagai bahan baku mudah didapat, sehingga harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, selain itu konsumen dapat memesan desain produk “KREBO” sesuai selera mereka, Berbekal pengetahuan dan pengalaman, serta dengan pemanfaatan teknologi dan sumber daya yang ada, sampah yang dianggap tidak berguna bisa diolah menjadi hal yang lebih bermanfaat.
Ini galeri foto hasi Daur Ulang Botol Minuman Bekas

















Membuat Mainan Anak Dari Bahan Bekas




Membuat mainan anak sebenarnya tidak sulit asalkan anda bisa menuangkan kreatifitas anda, barang bekas pun bisa anda jadikan sebagai bahan dasar mainan andak contohnya mobil mobilan, anda bisa membuat mobil mobilan dari barang bekas yang sudah tidak terpakai, berikut ada beberapa langkah-langkah membuat mobil-mobilan anak dari barang bekas:

Untuk mobil mainan yang terbuat dari karton susu, ikuti langkah-langkah di bawah ini
Siapkan hal-hal yang Anda butuhkan. Ini adalah susu karton, lem, lem tongkat, penggaris, dua pena, spidol, gunting dan empat kelopak untuk digunakan sebagai roda.
Ukur sisi karton 2 inci dari bawah Markus ini menggunakan penanda.. Ukur sisi karton 3 inci dari atas. Dapatkan dowel dan masukkan dari satu sisi di bagian bawah, yang memiliki tanda melalui sisi lain, yang juga memiliki tanda. Dapatkan batang kayu lain dan melakukan hal yang sama pada nilai tertinggi. Para dowels akan as roda di mana Anda akan menempatkan roda.

Untuk mobil mainan yang terbuat dari styrofoam, ikuti langkah berikut:
Siapkan bahan yang Anda butuhkan dalam membuat mobil mainan. Ini adalah memo styrofoams, pena, tali, tutup, lem, spidol, cutter dan cat.
Gambarlah bentuk mobil di styrofoam menggunakan marker. Gunakan cutter untuk memotong bentuk. Jejak ini sehingga Anda akan memiliki mobil lain styrofoam berbentuk, yang identik dengan yang pertama. Anda akan menggunakan ini untuk sisi mobil Anda.
Membuat as roda mobil dengan memasukkan pena pada bagian depan dan belakang bagian dari dua mobil styrofoam. Para styrofoams sekarang akan berdampingan dihubungkan oleh dowels dengan ruang di antaranya. Ini adalah di mana Anda akan menempatkan lantai mobil.
Potong persegi panjang yang akan cocok di tengah-tengah dua styrofoams berbentuk mobil. Anda dapat menempatkan pena lebih antara dua styrofoams untuk membuatnya lebih mudah bagi Anda untuk meletakkan lantai. Oleskan lem di atas dowels sehingga lantai mobil akan menempel pada ini. Tempatkan persegi panjang sehingga mobil akan memiliki lantainya.
Poke tengah kelopak untuk membuat lubang. Oleskan lem pada lubang dan masukkan ini di semua ujung depan dan belakang dowels. Ini akan berfungsi sebagai roda mobil.
Potong sepotong Styrofoam untuk atap mobil dan menggunakan lem, paste tepi di antara dua sisi mobil Gunakan penanda dan cat untuk merancang mobil.. Anda dapat menarik jendela mobil dan pintu di sisi agar terlihat lebih baik. Setelah selesai, dasi string pada paku dinding depan sehingga anak Anda dapat menarik mobil.

Demikian prosesnya dalam membuat mobilan anak dari barang bekas semoga bermanfaat untuk anda, temukan info menarik tentang rental mainan

 

 

DAUR ULANG BARANG BEKAS (PLASTIK & KERTAS)


Sampah mungkin bisa dikaatakan sudah menjadi bagian dari manusia. Betapa tidak, setiap kegiatan yang dilakukan, sebagian besar pasti menghasilkan sampah. Kita contohkan saja dari kegiatan tiaap-tiap individu, seperti saat kita memasak sayuran pasti ada bagian sayuran yang tidak terpakai, sehingga pada akhirnya akan dibuang. Kemudian dalam memenuhi kebutuhan sehair-hari, seperti mencuci, mandi, dsb. Seluruh barang yang kita gunakan juga menghasilkan sampah, seperti bungkus sabun, busa sabun, dan tentu masih banyak lagi.

Sampah bisa dibagi menjadi 2, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik merupakan sampah yang bisa terurai. Contohnya sayuran, dedaunan, kayu, dll. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang tidak terurai. Misalnya adalah plastik, kertas, dll.

Dari 2 jenis sampah tersebut yang sering menimbulkan masalah adalah sampah anorganik. Bahkan sampah ini juga banyak dihasilkan oleh manusia. Seperti saat ini semua bungkus makanan terbuat dari plastik dan kertas. Sampah-sampah ini jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak negatif baik bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitar. Sampah dikenal oleh kebanyakan masyarakat adalah barang-barang yang sudah tidak bermanfaat atau bahan buangan namun sebenarnya jika kita tinjau sampah masih bisa kita manfaatkan. Seperti plastik bekas bisa dibuat menjadi tas, sampul, dompet, dll.

A. DAUR ULANG KERTAS BEKAS
a. Alat dan Bahan
Alat Bahan
- gunting
- kayu / papan
- paku
- blender
- kain
- ember
- spon / busa
- baskom - kertas
- air
- daun jati
- daun pandan
- kunyit

b. Cara Membuat Kertas Daur Ulang
1. Robek kecil-kecil kertas bekas dan rendam didalam air selama 1 hari
2. Blender kertas sampai menjadi bubur ( halus)
3. Rebus bubur kertas selama 1 atau 2 jam (untuk membantu proses pelarutan tinta dalam kerta bekas)
4. Tuangkan ke dalam baskom yang berisi air dan diaduk
5. Siapkan cetakan dan spons di berada di dalamnya lalu taruh kain yang sudah dibasahi diatasnya
6. Tuangkan bubur kertasnya ke cetakan yang berisi spons dan kain
7. Sesudah beberapa lapis press dengan menaruh papan besar diatasnya dan beri pemberat (batako atau batu)
8. Biarkan selama sekitar 1 jam agar airnya berkurang. Sebelum diangkat pastikan sudah cukup kering.
9. Jemur ditempat yang panas, setelah benar-benaar kering lalu setrika

Contoh barang yang bisa dibuat dengan kertas Daur Ulang.
• Kertas untuk menggambar karya seni
• Pembungkus buku, tempat pensil, dan lain-lain
• Undangan, amplop, sampul, dll .
• kotak pensil + bingkai photo
• kotak kado

Jika kita ingin memberi warna pada kertas daur ulang memakai bahan alami untuk mewarnai kertas daur ulang tersebut anda bisa memakai beberapa bahan yang bisa dipakai untuk memberi warna tersebut. diantaranya :Kunyit, Daun Jati, Daun pandan Wangi, dll.
Kunyit : Kalau kita parut dan disaring akan menghasikan warna kuning.
Daun Jati : Kalau diparut dan disaring akan menhasilkan warna merah
Daun Pandan Wangi : Kalau kita parut dan disaring akan menghasikan warna hijau

B. Dompet & Tas dari Plastik
a. Alat dan Bahan
Bahan Alat
- plastik minyak goring, pewangi
- benang
- resliting - mesin jahit
- jarum
- gunting

b. Cara Membuat
1. Siapkan bungkus plstik bekas yang biasa digunakan pada rumah tangga. Seperti plastik sabun, minyak goreng, pewangi, dll.
2. Cuci bersih plastik-plastik tersebut
3. Keringkan plastik-plastik tersebut menggunakan sinar matahari
4. Potong membentuk pola sesuai dengan keinginan
5. Kemudian satukan potongan-potongan dengan menggunakan mesin jahit

C. Tempat Pensil & Bolpoin dari Bungkus Permen
a. Alat dan Bahan
Alat Bahan
- jarum
- penggaris
- lem lilin
- gunting - bungkus permen
- kardus
- benang wol
- pita dan daun
b. Cara Membuat
1. Siapkan bungkus permen besar
2. Bungkus permen dicuci sampai bersih
3. Siapkan kardus, dan digunting sesuai keinginan
4. Lalu ditempeli bungkus permen (bungkusnya dibalik)
5. Kemudiaan dijahit dengan menggunakan benang wol

D. Figura dari Kardus
a. Alat dan Bahan
Alat Bahan
- lem kertas
- gunting
- penggaris
- staples - kardus
- kertas daur ulang
- daun

b. Cara Membuat
1. Siapkan kardus terlebih dahulu
2. Lalu kardus digunting sesuai keinginan
3. Buat bingkai figura dari kertas daur ulang
4. Dan figura dihiasi dengan dedaunan

E. Sampul Book Note dari Kertas Daur Ulang
a. Alat dan Bahan
Alat Bahan
- gunting
- benang
- jarum
- lem lilin - kertas daur ulang
- kertas buram
- sedotan
- pita

b. Cara Membuat
1. potong kertas daur ulang sebanyak 2 buah berbentuk persegi panjang (bentuk sesuai selera)
2. hiasi salah satu dari polaa kertas tersebut denagn pita, sedotan, dll
3. siapkan potongan kertas buram, ukurannya sesuai dengan sampul
4. buat lubang 2 buah pada bagian atasnya, pola yang ada (baik kertas buram / daur ulang) dengan ukuran lubang yang sama
5. kaitkan keduanya dengan benang

F. Album dari Kertas Daur Ulang
a. Alat dan Bahan
Alat Bahan
- gunting
- penggaris
- benang
- jarum - kertas daur ulang
- kardus

b. Cara Membuat
1. Buat pola dari kertas daur ulang sesuai ukuran foto yang akan ditempelkan
2. Buat pola yang sama tapi dari kardus digunakan sebagai sampul
3. Buat 2 lubang pada bagian samping pada semua pola
4. Hiasi sampul sesuai selera
5. Untuk pola yang ada dalam kertas daur ulang semua bagian pojok ditempeli kertas untuk mengaitkan foto pada album
6. Kaitkan sampul dengan benang atau kawat

 

DESAIN PRODUK KERAJINAN DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK DENGAN CETAK INJEKSI



Volume sampah non-organik cenderung terus bertambah, mulai dari botol plastik, kantong kresek, kemasan plastik, dls, bahkan  sempat dirilis bahwa salah satu produsen mi instan lokal menghasilkan 11 milyar sampah kemasan dalam setahun. Di Bandung sendiri, diperkirakan dalam sehari terdapat 35 ton sampah plastik atau sama dengan 1.750.000 kantong kresek yang masing-masing berukuran 3.000 cm2.
Di perkampungan di kota besar di Indonesia, kita dapat dengan mudah menemukan industri kecil pengolah limbah plastik menjadi cacahan plastik yang kemudian disuplai untuk diolah kembali menjadi pelet sebagai bahan baku utama bagi indutri pemrosesan plastik daur ulang seperti kantong kresek, dls. Beberapa tahun terakhir, ketika krisis minyak dunia terjadi, ternyata berdampak pula terhadap industri kecil pengolah limbah plastik, dimana harga bahan baku plastik baru, nyaris sama dengan bahan baku plastik bekas. Dilatarbelakangi oleh hal ini kemudian dilaksanakan riset pengembangan produk melalui pemanfaatan pengolahan limbah plastik menjadi karya produk yang diharapkan memiliki nilai tambah. Kegiatan dilaksanakan oleh Pusat Penelitian FSRD ITB, Yayasan Apikayu dan salah satu industri pengolah limbah plastik di daerah Bandung Selatan, sebagai beneficiary dari kegiatan ini.
Penelitian dilakukan dengan memotong rantai produksi sampah plastik-gilingan-flakes-pasta-bijih plastik/pellet sebelum dicacah menjadi bijih plastik/pellet sehingga pasta dicetak melalui extrusion molding menjadi untaian plastik dengan diameter +/- 3mm yang siap dianyam. Pemrosesan material termoplastik dilakukan dengan melelehkan material melalui pemanasan yang diinjeksikan oleh screw ke dalam cetakan dies yang kemudian didinginkan oleh air dimana material tersebut akan menjadi dingin dan mengeras ketika ditarik oleh puller dengan profil nozzle bervariasi seperti pada penampang pada bahan-bahan helai anyaman rotan, yang lazim disebut dengan lasio/peel, pitrit dan juga jenis profil lainnya, sehingga dapat dihasilkan berbagai tipe helai anyaman seperti pada bambu ataupun rotan.
Melalui kegiatan ini diharapkan, industri kecil sebagai beneficiary dari kegiatan melanjutkannya hingga tahap komersialisasinya, saat ini harga plastik olahan daur ulang sangat fluktuatif dan cenderung menyamai harga bahan baku plastik baru, sehinga potensi pengembangan dari riset awal ini layak untuk dikembangkan, dengan potensi pengembangan produk menjadi produk-produk aksesoris interior yang memiliki nilai tambah berlipat ganda dari sekedar harga bahan baku plastik daur ulang (flakes atau pellet).
Limbah Plastik dicuci dan dicacah menjadi flakes.
Proses pulling dan extrusion molding dgn modifikasi nozzle, bak pendingin, dinamo penjaga gerak konstan.
Versi awal hasil injeksi mold, hasil belum stabil dan iregular.


Prototipe produk dengan material olahan limbah plastik.
Daur Ulang Sampah Elektronik Rumahan  


Teknologi terus berkembang setiap harinya. Dalam waktu bulanan, banyak produsen mengeluarkan produk terbarunya yang lebih canggih dibanding versi sebelumnya. Pasar perkembangan teknologi juga terus berkembang. Konsumen di negara berkembang pun telah menjadikan gadget sebagai simbol status sosial.

elektron_bekasTidak terkecuali di Indonesia, kalangan tertentu di masyarakat cenderung mengikuti tren kemajuan teknologi dengan membeli barang elektronik baru yang lebih canggih. Satu orang bisa jadi punya 5 telepon genggam dan yang ia gunakan hanyalah yang terbaru. Lalu mau diapakan barang elektronik yang lama?

Percepatan pertumbuhan teknologi ini nyatanya jadi masalah lingkungan. Gadget lama yang tidak digunakan lagi pada akhirnya menjadi limbah elektronik. Menurut Greenpeace, ada sekitar 20 sampai 50 juta ton limbah elektronik di dunia setiap tahunnya. Limbah ini merupakan sampah padat yang mana jumlah totalnya mencapai sekitar lima persen dari seluruh sampah perkotaan. Namun sebenarnya ada suatu cara untuk mendaur ulang limbah elektronik ini.

Para ahli saat ini melihat bahwa barang elektronik seperti ponsel, kulkas, setrika, komputer, mesin cuci, televisi, AC, dll, sebenarnya memiliki nilai material yang berharga. Mendaur ulang barang elektronik bekas dapat mengurangi emisi karbon. Barang elektronik umumnya dibuat dengan material timbal, kadmium, bromin, plastik, yang masih memiliki nilai ekonomis.

Consumer Electronics Association adalah produsen barang elektronik di Amerika yang giat mendorong orang untuk mau mendaur ulang limbah elektronik. Perusahaan ini telah menyebarkan virus ramah lingkungan dalam memanfaatkan barang elektronik. Cara yang paling sederhana dalam mengurangi limbah elektronik adalah dengan mendonasikannya kepada orang yang membutuhkan.

Di Indonesia cara ini belum terlalu lazim. Banyak orang lebih suka menguangkan gadget lama mereka dengan cara menjualnya ke penadah dengan harga rendah atau dengan cara tukar tambah. Cara ini juga dapat dilakukan. Tapi kelemahannya, Anda tidak dapat memastikan bahwa barang elektronik Anda itu akan dipakai orang lain. Jika dijual ke toko, belum tentu akan segera laku. Padahal, harusnya Anda bertanggung jawab secara langsung untuk satu sampah elektronik yang Anda hasilkan. Akan lebih baik jika Anda menjualnya langsung ke teman dekat. Jadi Anda bisa memastikan bahwa barang elektronik itu dipergunakan kembali.

Cara lain yang juga mudah dilakukan adalah dengan mereparasinya. Kalau ada komponen yang rusak, daripada membuangnya dan beli baru, lebih baik Anda memperbaiki dan mengganti beberapa bagiannya. Saat ini sudah banyak toko-toko yang menyediakan suku cadang atau komponen barang elektronik. Anda bisa mengurangi sampah sekaligus menghemat uang.

Produsen barang elektronik di negara tertentu seperti Amerika Serikat dan Kanada telah banyak yang memiliki program daur ulang atas produk lama yang pernah mereka hasilkan. Program yang disebut sebagai Corporate Recycling Program ini bergerak secara nasional dengan cara mengumpulkan barang elektronik bekas. Mereka mengumpulkannya secara langsung dari konsumen maupun toko reparasi, lalu mendaur ulangnya di pabrik mereka, dan dijadikan bahan baku pembuatan produk baru. Bagaimana dengan di Indonesia? (*/Nilam)
Botol Kaca Pecah Bekas Pula ... Bisa jadi Souvenir Cantik

daur ulang kaca Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur UlangSampai saat ini sampah merupakan masalah serius di negeri ini, terutama di kota-kota besar dengan jumlah penduduk yang melebihi batas. Dengan teknologi yang tepat,  sampah yang tadinya menjadi masalah sebagai barang buangan, kotor, berbau, menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan dapat menjadi barang yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sampah anorganik bisa membantu mengembangkan industri daur ulang (recycling). Kertas bekas akan di daur ulang oleh industri kertas, sampah plastik dan kaca akan di daur ulang menjadi bahan baku industri, sedangkan sampah organik dapat mengembangkan industri pengolah kompos menjadi pupuk organik dan juga dapat diolah menjadi industri energi/industri bahan bangunan.
Daur ulang adalah salah satu cara yang digunakan untuk meminimalkan jumlah sampah yang ada untuk meningkatkan nilai ekonomisnya menjadi barang-barang yang berguna. Daur ulang merupakan proses untuk
mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.
menarakaca05 Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur UlangSalah satu usaha daur ulang adalah daur ulang pada produk berbahan kaca. Banyak cara yang digunakan oleh para pengrajin untuk menyulap sampah kaca menjadi bisnis daur ulang dengan cara memanfaatkan kaca-kaca bekas sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Salah satunya adalah benda seni berupa kerajinan gelas dari bahan pecahan kaca. Selain terkesan mewah, bentuknya yang unik akan menarik para konsumen. Ini bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menggiurkan dengan kerajinan berbahan baku pecahan kaca.
Bahan yang dibutuhkan adalah pecahan kaca atau pecahan botol bekas, toples bekas dan apa saja yang berbahan kaca. Bahan baku tersebut dibersihkan dari bahan kontaminan, dicuci hingga bersih dan dilebur dalam tungku pemanas bersuhu 1.500 derajat Celcius selama 24 jam. Setelah benar-benar meleleh, selanjutnya kaca itu dibentuk sesuai dengan keinginan. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang. Proses lainnya yang juga bisa dilakukan adalah bahan kaca yang sudah didapat dilakukan pemotongan dan dimodifikasi sesuai desain yang diinginkan misalnya dalam bentuk mainan maupun kerajinan.
Berbagai bentuk dapat di bentuk dari limbah-limbah kaca itu menjadi bentuk baru dengan nilai tambah didalamnya. Mulai vas, kap lampu, maupun bentuk baru berupa mainan, antara lain, berbentuk senjata api, kereta api, mobil, helikopter, sepeda motor, andong, becak, dan alat musik drum, gapura, lampu hias dan yang lainnya. Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi yaitu mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 15 juta tergantung ukuran dan tingkat kerumitan proses pembuatan.
daur ulang kaca Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur UlangSampai saat ini sampah merupakan masalah serius di negeri ini, terutama di kota-kota besar dengan jumlah penduduk yang melebihi batas. Dengan teknologi yang tepat,  sampah yang tadinya menjadi masalah sebagai barang buangan, kotor, berbau, menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan dapat menjadi barang yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sampah anorganik bisa membantu mengembangkan industri daur ulang (recycling). Kertas bekas akan di daur ulang oleh industri kertas, sampah plastik dan kaca akan di daur ulang menjadi bahan baku industri, sedangkan sampah organik dapat mengembangkan industri pengolah kompos menjadi pupuk organik dan juga dapat diolah menjadi industri energi/industri bahan bangunan.
Daur ulang adalah salah satu cara yang digunakan untuk meminimalkan jumlah sampah yang ada untuk meningkatkan nilai ekonomisnya menjadi barang-barang yang berguna. Daur ulang merupakan proses untuk
mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.
menarakaca05 Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur UlangSalah satu usaha daur ulang adalah daur ulang pada produk berbahan kaca. Banyak cara yang digunakan oleh para pengrajin untuk menyulap sampah kaca menjadi bisnis daur ulang dengan cara memanfaatkan kaca-kaca bekas sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Salah satunya adalah benda seni berupa kerajinan gelas dari bahan pecahan kaca. Selain terkesan mewah, bentuknya yang unik akan menarik para konsumen. Ini bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menggiurkan dengan kerajinan berbahan baku pecahan kaca.
Bahan yang dibutuhkan adalah pecahan kaca atau pecahan botol bekas, toples bekas dan apa saja yang berbahan kaca. Bahan baku tersebut dibersihkan dari bahan kontaminan, dicuci hingga bersih dan dilebur dalam tungku pemanas bersuhu 1.500 derajat Celcius selama 24 jam. Setelah benar-benar meleleh, selanjutnya kaca itu dibentuk sesuai dengan keinginan. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang. Proses lainnya yang juga bisa dilakukan adalah bahan kaca yang sudah didapat dilakukan pemotongan dan dimodifikasi sesuai desain yang diinginkan misalnya dalam bentuk mainan maupun kerajinan.
Berbagai bentuk dapat di bentuk dari limbah-limbah kaca itu menjadi bentuk baru dengan nilai tambah didalamnya. Mulai vas, kap lampu, maupun bentuk baru berupa mainan, antara lain, berbentuk senjata api, kereta api, mobil, helikopter, sepeda motor, andong, becak, dan alat musik drum, gapura, lampu hias dan yang lainnya. Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi yaitu mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 15 juta tergantung ukuran dan tingkat kerumitan proses pembuatan.

 

Botol Plastik Bekas di Sulap Menjadi Lampu Tidur yang Cantik :D




Sebelum memualai kreasi, bahan dan alat yang kita perlukan adalah:

  1. Botol Plastik Bekas dengan model sesuai selera kita yang telah kita bersihkan,
  2. Kabel listrik,
  3. lampu kecil (lampu cabai beserta cupnya),
  4. colokan lampu,
  5. cutter yang tajam,
  6. lem plastik, dan
  7. cat semprot.

Setelah semua bahan dan perlengkapan telah siap, langkah selanjutnya yang kita lakukan adalah:


  • Kita potong bagian bawah botol plastik tersebut mengikuti bentuknya menggunakan cutter yang tajam. Jika bentuknya bergelombang kita ikuti saja menurut bentuknya. Bagian bawah botol ini akan kita jadikan sebagai kaki lampu tidur kita.
  • Lubangi bagian tengah dari bawah botol plastik yang telah kita potong, untuk lubang kabel. Buat juga lubang yang sama di bagian tutup botolnya.
  • Rekatkan bagian bawah botol plastik yang telah dipotong tersebut kebagian tutup botolnya dengan menggunakan lem. Sesuaikan letaknya dengan lubang yang telah kita buat di tutup botol tersebut (bisa juga lubang dibuat setelah tutup botol dan bagian bawah lubang di rekatkan-pilih yang menurut kita mudah saja)
  • kemuadian setelah sambungan telah kering dan kuat. Kita bisa memberi warna lampu dari botol plastic tersebut menggunakan cat semprot (bisa menggunakan cat semprot dalam kemasan kaleng (pylok) atau menggunakan cat minyak yang disemprotkan menggunakan semprotan nyamuk).
  • setelah cat mengering, kita tinggal memasang lampu dan kabelnya saja. Rekatkan cup lampu dengan menggunakan lem pada bagian dalam tutup botol agar lebih kuat.
  • tambahkan beberapa ornamen/hiasan sesuai dengan selera kita.
Mudah bukan cara membuatnya? Caranya pun sangatlah mudah… hanya dengan sedikit kreativitas kita bisa menyulap sebuah botol plastik bekas yang tidak berguna menjadi hiasan lampu kamar yang cantik dan unik, yang memiliki nilai kreatifitas dan ekonomi yang tinggi.
Memanfaatkan Kardus Bekas Menjadi Tempat Pensil Yang Cantik :*



Sebuah tempat khusus untuk menyimpan alat tulis untuk anak-anak akan membuat meja belajar mereka lebih rapi. Tempat alat tulis yang dibuat dari kardus bekas pasta gigi, atau kardus bekas yang berukuran kecil.
  • 2 kardus bekas ukuran sedang
  • Kertas kado
  • Kertas mika
  • Kardus tebal bekas kalender meja
  • Gunting
  • Lem atau double tape
  • Atau asesoris yang lain bila diinginkan (sesuai selera)

Cara membuat :
  • Potong 2 ujung kardus dengan rapi
  • Bungkus masing-masing dengan kertas kado
  • Lapisi dengan plastik mika rekatkan dengan lem(double tape)
  • Sebagai lapisan dalam agar lebih indah dan rapi, diberi kertas atau bahan lainnya.
  • Rekatkan keatas kardus tebal bekas kalender meja sebagai alas tempat alat tulis.

Kerajinan Dari Koran Bekas Menjadi Souvenir Yang Menarik :

 
Seperti yang kita ketahui, selain penggunaan plastik yang begitu besar kita juga merupakan salah satu yang menggunakan atau mengkonsumsi kertas dalam jumlah yang sangat besar. Tidak usah jauh-jauh, dalam kehidupan sehari-hari, jika kita sedang belajar di sekolah, kita pasti banyak memiliki tulisan-tulisan, catatan ataupun latihan-latihan di buku tulis, yang apabila buku sudah habis pasti diterlantarkan begitu saja atau bahkan mungkin sebagian ada yang dibuang. Jadi, pasti banyak kertas yang terbuang sia-sia. Begitu juga koran-koran atau brosur-brosur, pasti buat kita yang berlangganan koran atau sering mendapatkan brosur yang sudah tidak terpakai dibiarkan menumpuk begitu saja atau bahkan dibuang sembarangan. Padahal kertas-kertas dari buku-buku bekas atau koran-koran bekas dan brosur-brosur juga dapat dimanfaatkan dengan cara di daur ulang. Daripada dijual ke tukang koran bekas, lebih baik kita utak-atik agar menjadi barang baru yang bermanfaat.
Anggota Dulink sudah praktek bagaimana membuat daur ulang kertas, sehingga kita sudah bisa praktek bagaimana cara mendaur ulang kertas-kertas bekas itu menjadi barang-barang yang bermanfaat. Contohnya seperti brosur-brosur dapat kita lipat-lipat dengan menggunakan seni origami atau seni melipat kertas, dan bisa kita jadikan hiasan dengan bentuk-bentuk yang unik-unik seperti bintang, burung angsa atau juga menjadi barang-barang bermanfaat seperti vas bunga, kotak menyimpan barang-barang kecil ataupun kotak pensil.
Koran juga dapat didaur ulang menjadi barang hiasan seperti patung-patung, pernak-pernik, miniatur becak, sepeda, gerobak, dll. Jadi sebisa mungkin buang jauh-jauh pikiran kita untuk membuang koran begitu saja. Untuk yang satu ini kita bisa menggunakan semua jenis kertas. Caranya yaitu pertama-tama kita harus jadikan semua kertas-kertas yang sudah disiapkan menjadi semacam bubur kertas. Caranya masukan kertas kedalam air secukupnya kemudian hancurkan sampai kertas menjadi halus seperti bubur. Apabila tidak mau repot-repot kita bisa menggunakan blender untuk menghancurkan dan membuatnya halus seperti bubur. Yaitu dengan masukan koran-koran yang sudah disobek-sobek dan air secukupnya ke dalam blender kemudian giling sampai hancur dan menyatu.
Apabila sudah menyiapkan bubur kertas, sekarang kita membuat lem kanji (tapi jangan teralu kental) Apabila semua bahan sudah ada, tuangkan bubur koran dan lem kanji kedalam wadah atau baskom kemudian aduk semuanya sampai rata. Jangan lupa perhatikan juga komposisi adonan bubur kertas dengan lem kanji, usahakan porsi bubur kertas dan lem kanji harus seimbang, apabila terlalu banyak bubur kertas karena proses pengeringan akan susah dan menjadi lebih lama dan hasilnya pun kurang kuat atau mudah patah. Jangan juga kebanyakan lem kanji karena akan menjadi susah untuk dibentuk gara-gara teralu lembek, jadi kita harus pintar-pintar meracik komposisi antara bubur kertas dan lem kanjinya.
Apabila sudah teraduk rata tinggal kita bentuk sesuai dengan selera dan yang kita inginkan. Kita bisa cetak menggunakan cetakan jelly ataupun cetakan kue kering, atau juga bisa kita buat sesuai dengan kreativitas kita sendiri. Dari bubur kertas dan campuran lem kanjinya tadi kita bisa membuat gantungan kunci, tempat kartu nama, gantungan HP, magnet kulkas, dll. Selanjutnya agar hasinya lebih menarik, kita dapat menggunakan cat kertas untuk mewarnai barang-barang yang sudah jadi sesuai dengan selera dan kebutuhan.
Sekarang kita tahu apabila kertas bekas itu memiliki banyak manfaatnya. Jadi, mulai dari sekarang jangan pernah menelantarkan kertas-kertas bekas, daripada dibuang sayang mendingan kita buat menjadi barang-barang yang lebih berguna. Lagipula tidak ada salahnya kita membuat kerajinan tangan untuk mengisi waktu luang. Kita bisa membuat kerajinan yang unik-unik, dan apalagi kalau hasilnya bagus kita bisa jual barang-barang unik tadi. Selamat Mencoba…!!!


Daur Ulang Limbah Plastik :)

Cara mendaur ulang plastik dengan baik dan  benar....

Daur ulang merupakan upaya memanfaatkan kembali barang-barang yang dianggap sudah tidak memiliki nilai ekonomis, melalui proses fisik maupun kimiawi atau keduanya hingga didapat suatu produk yang dapat dipergunakan dan diperjualbelikan lagi. Produk baru tersebut pada umumnya memiliki kualitas yang lebih rendah karena sudah kehilangan sebagian karakteristik bahannya. Dari sekian banyak sampah, ada beberapa jenis yang umumnya di daur ulang. berikut ini merupakan daftar sampah yang umum untuk di lakukan daur ulang. Ada berbagai macam sampah yang dapat di daur ulang, sbb:
jenis sampah daur ulang
Dari berbagai macam sampah rumah tangga, sampah plastik merupakan sampah yang paling susah didaur ulang di alam. Oleh karena itu pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Di Indonesia, pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda, misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember.
Sebagai bahan yang karena sifat karakteristiknya mudah dibentuk, tahan lama (durable), dan dapat mengikuti trend permintaan pasar, plastik telah mampu menggeser kedudukan bahan-bahan tradisionil dimana permintaan dari tahun ke tahunnya selalu menunjukan peningkatan. Kebutuhan plastik di Indonesia per kapitanya yang mencapai sekitar 7 kg per kapita relatif masih rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya yakni sekitar 20 kg/kapita, namun dengan jumlah penduduk yang sangat besar maka total kebutuhan plastik Indonesia mencapai 24% dari total ASEAN dan berada pada peringkat kedua setelah Thailand (33%) (gambar-1). Secara keseluruhan hingga tahun 2002 diperkirakan total kebutuhan polimer di Indonesia akan mencapai 1,9 juta ton.
Pemanfaatan limbah plastik dengan cara daur ulang umumnya dilakukan oleh industri. Secara umum terdapat empat persyaratan agar suatu limbah plastik dapat diproses oleh suatu industri, antara lain limbah harus dalam bentuk tertentu sesuai kebutuhan (biji, pellet, serbuk, pecahan), limbah harus homogen, tidak terkontaminasi, serta diupayakan tidak teroksidasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebelum digunakan limbah plastik diproses melalui tahapan sederhana, yaitu pemisahan, pemotongan, pencucian, dan penghilangan zat-zat seperti besi dan sebagainya.
Terdapat hal yang menguntungkan dalam pemanfaatan limbah plastik di Indonesia dibandingkan negara maju. Hal ini dimungkinkan karena pemisahan secara manual yang dianggap tidak mungkin dilakukan di negara maju, dapat dilakukan di Indonesia yang mempunyai tenaga kerja melimpah sehingga pemisahan tidak perlu dilakukan dengan peralatan canggih yang memerlukan biaya tinggi.
Mata rantai pekerjaan daur ulang plastik pada umumnya bermula dari :
1.Pemulung
2.Pengepul
3.Penggilingan bahan daur ulang plastik
4.Pembuatan pelet / biji plastik
5.Pabrik pembuatan peralatan /perabotan.
Rantai 1 hingga 3 sudah banyak dilakukan oleh para pelaku usaha daur ulang, sedangkan rantai 4 dan 5 masih terbatas dilakukan oleh pelaku daur ulang yang bermodal besar. Untuk itu, penerapan teknik pencetakan plastik sistim manual akan dapat mengurangi biaya investasi dan terjangkau oleh para pelaku daur ulang yang bermodal kecil.
Sistim manual pencetakan produk plastik pada dasarnya adalah memanaskan limbah plastik cacahan hingga meleleh dan mencetak dengan memberikan tekanan kepada cetakan yang sudah disediakan kemudian didinginkan. Produk yang dihasilkan tidak akan kalah mutunya dengan produk hasil pencetakan sistim otomatis. Secara skematik. proses manual dibandingkan dengan proses otomatis dapat digambarkan sebagai berikut:
Skema Perbandingan proses otomatis dan manual pencetakan limbah plastik
Dampak dari diterapkannya sistim manual pada pencetakan produk plastik disamping mengurangi eksploitasi penggunaan bahan baku murni (virgin material), mata rantai pengolahan limbah plastik juga akan melibatkan banyak pelaku daur ulang atau dengan kata lain dapat menyerap banyak tenaga kerja yang berarti dapat mengurangi beban pengangguran di tanah air.
PENCETAKAN LIMBAH PLASTIK SISTIM INJEK MANUAL

(klik gambar di atas untuk melihat lebih jelas).
Teknologi yang ditawarkan merupakan teknologi sederhana dan terjangkau oleh pelaku daur ulang plastik yang bermodal kecil. Dengan demikian maka diharapkan bahan baku daur ulang tidak harus selalu dikirim ke industri besar yang memerlukan transportasi tambahan tetapi cukup dicetak di tingkat lapak.


Daur Ulang Botol Bekas :*

 Percaya nggak sih ada uang di balik botol ??? 


Botol  bekas, pernah gak terfikir oleh kita botol bekas minuman yang selama ini kita beli bisa kita manfaatkan menjadi uang. Ini bukan sulap ataupun bukan sihir loh, sebenarnya siapapun bisa melakukan hal tersebut asalkan ada kemauan dan memiliki seni kreatifitas yang tinggi.
Pada awalnya melihat botol bekas bagi saya adalah sampah yang harus di buang. Paling tidak  botol bekas dimanfaatkan lagi oleh pemulung untuk dijual ke tukang loak, hingga di tukang loak tersebut botol bekas terebut di daur ulang kembali menjadi botol kemasan baru.
Namun ada cara lain yang sebenarnya perlu kita tahu, memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai bisa saja menghasilkan uang dan kreasi yang  tidak pernah terfikan sebelumnya, seprerti contohnya botol bekas kemasan yang sudah tidak berguna lagi bisa kita sulap menjadi barang berguna:
Lampu hias dari botol bekas
Dari botol bekas ternyata kita bisa menyulapnya menjadi lampu hias yang cantik untuk dekorasi ruangan anda. Salah satu alternatif baru bahwa anda tidak perlu membeli lampu hias mahal, cukup mengandalkan botol bekas hingga menjadi lampu hias cantik diatas.
Dompet serba guna dari botol bekas
Cukup unik bukan? dari kebanyakan dompet yang dimiliki oleh setiap orang pasti menggunakan bahan mahal seperti bahan kulit. Sekarang anda bisa memanfatkan botol bekas tersebut hingga menjadi dompet serba guna seperti ini.
Bunga dari botol bekas
Memili tanaman hias juga  dipajang dirumah, dengan memanfatkan botol bekas ternyata kita bisa  membuat hiasan bunga yang cantik untuk dipajang di tengah-tengah ruangan anda.
Pajangan dari botol bekas
Botol bekas ini juga bisa menjadi hiasan yang sangat cantik. caranya kita hanya membutuhkan cat saja untuk membuatnya terlihat hidup dan berwarna. Pajangan botol ini bisa saja anda pajang di area ruang tamu sehingga membuat rumah anda terasa nyaman dan unik dengan kreasi kerajinan tangan.
Pot dari botol bekas
Jika anda memiliki lahan terbatas untuk menanam, tidak ada salahnya memanfaatkan sisa  bekas otol bekas untuk dijadikan pot gantung di rumah. Selain terlihat praktis pot yang terbuat dari botok bekas ini juga lebih ekonomis.
Pajangan dinding dari botol bekas
Botol bekas yang sudah tidak terpakai, seperti botol bekas pewangi pakaian juga bisa dimanfaatkan sehingga menjadi sesuatu yang berniai dan indah dilihat. Seperti contohnya dari bokol bekas tersebut kita bisa memanfaatkannya hingga menjadi hiasan dinding yang cantik.
Dari botol bekas kita juga bisa menghasilkan uang yang tidak ternilai, asalkan anda memiliki kreativitas yang tinggi.menjadikan botol bekas tersebut sebagai bisnis baru di tahun 2012, bagaimana mau mencobanya?


 Tas Cantik Daur Ulang Plastik Bungkus Kopi

Bila Bukan Kita Yang Peduli, Siapa Lagi?

Tiap rumah pasti menghasilkan limbah rumah tangga berupa sampah. Baik itu sampah organik atau sampah anorganik yang harus kita pilah-pilah sebelum dibuang di tempat pembuangan sampah sementara.
Maka sudah selayaknya tiap rumah dilengkapi tempat sampah sesuai dengan jenisnya. Sampah organik seperti sisa daun atau sayuran bisa di tempatkan di bak sampah berwarna hijau, kelak sampah dari bak ini dipilah lagi untuk diolah  menjadi pupuk kompos.
Sampah anorganik seperti kertas, kayu dan plastik ditempatkan di bak sampah berwarna kuning yang kelak bisa dipilah untuk didaur ulang menjadi aneka kerajinan tangan. Sampah anorganik berbahaya seperti pecahan kaca, botol bekas, paku, isi hekter dan benda-benda tajam lainnya di simpan di bak sampah berwarna merah.

Salah satu sampah dari bak sampah berwarna kuning diantaranya kertas untuk dijadikan kertas daur ulang sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan seperti kartu undangan, kotak cendera mata, bingkai photo dan lain-lain. Kemudian sampah plastik juga bisa di daur ulang menjadi tas, jas hujan dan aneka kerajinan tangan lainnya yang bermanfaat. 

Mungkin Anda masih ingat tulisan di blog ini mengenai KREATIF DENGAN BOTOL BEKAS MINERAL? Nah kali ini saya ingin berbagi tips tentang salah satu sampah plastik bekas pembungkus kopi instan yang dapat di daur ulang menjadi tas cantik, seperti dikemukakan Eli Haryati, S.Pd dari SDN Gunungpuyuh CBM Sukabumi. 

Pertama: 
Siapkan satu bekas bungkus kopi instan merek apa saja. Potong menjadi dua bagian selebar 4 cm. 



Ke dua:
Potongan bekas bungkus kopi selebar 4 cm tersebut di lipat ke arah dalam sepanjang 1 cm di kedua sisinya sehingga menghasilkan pita plastik selebar 2 cm. Buat pita seperti ini sebanyak minimal 1000 buah dari 500 bungkus bekas kopi instan.
Ke tiga:
Ambil 4 buah pita dan anyam seperti membuat baling-baling. 
Ke empat: 
Pada baling-baling yang sudah terbentuk selanjutnya tambahkan pita lainnya satu-persatu dan jangan lupa membuat sudut tegak vertikal agar bisa dianyam ke arah atas. Bila proses ini diabaikan maka anyaman hanya akan berbentuk seperti tikar saja dan tidak berupa keranjang. Atur lebar dan tinggi anyaman sesuai kebutuhan.
Ke lima:
Setelah keranjang atau tas cantik Anda selesai, bagian dalam tas dapat ada beri lapis dari kain perca agar tidak bolong-bolong atau biarkan seperti itu supaya tetap orsinil dan antik.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar